Kamis, 29 Oktober 2015

Hanya sebuah Do'a

Menikah..

Mungkin itu yang sekarang ada dibenak gue, mengingat janji yang pernah dia ucapin dulu. Dan komitmen yang kita buat untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Pernah suatu ketika gue menanyakan hal itu dan mendesak dia supaya mempercepat lamarannya, tapi respon yang ditanggep justru gue harus menunggu bulan "itu". Yaa.. Bulan dimana nanti anniversary gue dan doi yang ke 5 tahun.

Ada bayang-bayang sih gimana jadinya nanti. Begitu juga gue dan dia, sering ngomongin ini tiap kali ketemu. Kayak gada rasa bosennya sama sekali sama perihal yang itu-itu aja, hehehehe...
Sering kali gue dibikin envy sama temen-temen yang duluan dilamar, huhu.. Sedih sih karena mereka yang istilahnya baru menjajaki pacaran setahun, sebulan bahkan seminggu. Bisa secepat kilat itu menikah.

Salah satu gue sama doi bisa awet sampe sekarang pun gak luput dari yang namanya suka sama suka. Karena dulu berawal dari chattingan iseng sampe nanyain nomor hape plus rumah dimana, itu rasanya jadi moment banget buat dapetin chemistry kita berdua. Karena, pada dasarnya si doi itu super duper cuek, dingin dan pelit.

Heeheehee...
But nooowww.... that's all different. You make me be a special someone in your eyes and your life.. Muuaacchh.. Hiihihii..

Anyway,, berbicara masalah nikah...apakah kalian pernah kepikiran kenapa anak muda sekarang tuh lebih memilih menikah muda, daripada ngejar cita-citanya? Mungkin ada yang berpikir, karena kebablasan, atau ada yang mikir kalo nikah itu sebuah sunnah rosul.

Yap,, hahaa.. Berbicara nikah sih, gue punya persepsi sendiri, first... menikah itu sebuah awal dari kehidupan kedua kita, kenapa??? karena hidup pertama kita itu bergantung sama orangtua dan alloh tentunya. Second.. Menikah itu sebuah ikrar yang menyatakan kalau tanggung jawab orangtua itu udah sepenuhnya ditanggung suami kita. So... dengan begitu, siap siap lah kita menjajaki dunia baru sebagai orangtua buat anak-anak kita kelak..

Dan,, Gue cuma berharap aja 5 bulan kedepan bisa terwujud dengan segera. Berjalan lancar dan berkah. And.... Buat mantan-mantan dan orang yang mungkin pernah suka. (pede lah dikiit).. Mungkin kalian harus kali yah ngeliat gue nanti bersanding sama siapa. Dan buat calon suami gue, bersikap dewasa lagi yah, biar full dewasanya. Biar bisa jadi pemimpin impian gue..

Rabu, 12 Agustus 2015

If you were me ^^

Look my eyes, there's something who made me so different
Should you helped me when i needed
Not avoid me when i confront it alone
If you were me, what have you need?

Penggalan itulah yang kadang membuat gue jenuh, terpaksa menghilang dari keramaian orang-orang yang gak mengerti sama sekali dengan apa yang gue rasakan. Terkadang juga terlalu naif menasehati diri sendiri, tabu buat diceritakan ke orang-orang yang katanya "peduli". So, apa yang musti gue lakukan agar mereka tahu bahwa cewek macam gue butuh diperhatikan?

Well, apakah gue harus memelas pada mereka agar mereka mau mendengarkan keluhan gue? Toh, mereka pun hanya "mendengar" tanpa bicara bagaimana yang semestinya gue lakukan untuk kedepannya.

Terlalu banyak orang menganggap remeh masalah yang diterpa saudaranya sendiri, bahkan nih, banyak yang bunuh diri lantaran ocehan mereka sama sekali gak digubris sama "mereka" yang katanya care. Padahal mereka termasuk gue hanya butuh didengar, diperhatikan, dimengerti dan diberi advice biar tahu bagaimana jalan keluarnya. Bukan malah justru di telantarkan.

Lihat banyak diantara mereka yang hilang akal ketika mereka merasa tersudut, merasa tersingkir bahkan terkucil dari milyaran orang yang gak pernah merasa iba akan kehadiran orang-orang yang labil ngadepin masalah. (termasuk gue)..

But, gue merasa beruntung juga sih sebenernya. Ada satu bahkan 3 orang yang mengerti kondisi hati gue ketika gue lagi diterpa masalah. Baik itu kecil atau besar, dan applause buat mereka, karena udah sedikit membantu dan me-recover hati gue yang sedang unmood. Sehingga gue bisa sedikit move dari masalah itu. Dan pastinya walaupun kadang sering stuck di tempat yang sama, gue merasa ada energi yang membuat gue sadar kalau gue harus bangkit.

*Sedikit catatan untuk diri sendiri agar lebih termotivasi..

If you lost your soul spirit

Entah kenapa gue merasa ada yang kurang dan kosong didalam diri gue. Seperti kehilangan energi semangat yang dulu pernah meletup-letup dan bergejolak. Tapi apapun itu gue selalu bawa happy aja kok, gak pernah terpaku dengan keadaan yang mulai berubah ini. Tatkala umur gue yang sekarang menginjak 21 tahunan.
Gue sering menyelidiki apa yang membuat gue begitu heran dan kadang suka mengeryitkan dahi, apa yang salah sama itu semua?? Mungkinkah karena kurang perhatian? Atau ada sesuatu yang membuat gue merasa seperti itu? Lain.Smirking smiley for Facebook

Well, hari demi hari, waktu demi waktu. Gue terus mencari "sesuatu" itu. Mungkin bakal terus jadi misteri buat gue, karena "sesuatu" itulah yang membuat gue kadang terpana sama tingkahnya. Dan menurut gue, apapun suasana hati lo, yang terpenting adalah bagaimana kita menciptakannya dari awal kita bangun tidur. Kenapa gue bilang waktu bangun tidur?Facebook confused emoticon - WTF Smiley Karena ketika itu, keadaan kita udah ter charge otomatis, energi kita lagi penuh-penuhnya. Dan pikiran kita pun lagi fresh-freshnya, tinggal bagaimana kita mengatur lagi pola pikir kita hari itu. Mau negatif atau positif kita yang tentuin, karena awalnya aja udah positif, untuk beraktifitas pun pasti penuh semangat. Beda sama negatif, sepanjang waktu itu bakal terus mengeluh, entah karena job list yang semakin menumpuk, atau hal sepele yang kadang bikin mata kita sepet ngeliatnya dan muak ngadepinnya.



Dari rangkaian diatas, mungkin gue juga kena syndrom tanpa semangat kali yah..Big smile emoticon for Facebook status, comments and chat
Karena jujur aja, setiap mata gue siap untuk ngeliat kenyataan hari itu. Gue selalu bilang "yaelah gini-gini doang". Facebook unsure emoticon Dan fact nya, gue merasakan pekerjaan gue seakan mem-bossy gue, mengambil alih apa yang gue udah pikirkan matang-matang sewaktu bangun pagi. Dan lagi-lagi karena satu hal yang terlewat, yaitu rasa bersyukur gue gak ada sama sekali. Seharusnya gue me-nyetting ulang dengan jiwa yang positif, tapi kenyataannya gue mengambil hal yang negatif untuk hari itu.

Then, itulah sepenggal motivasi buat gue sendiri untuk hari ini atau pun besok dan seterusnya. karena gue yakin "sesuatu" itu bakal gue temukan dan gue taklukan dengan cara apapun. Gue gak boleh kalah sama "sesuatu" itu yang membuat gue merasa kurang, dan hati gue kosong.Big smile emoticon for Facebook status, comments and chatWinking EmoticonFist Symbol